Posts

Tanpa Alasan

Dalam sebuah tayangan entah itu potongan film atau tayangan advertising seorang adik yang masih duduk di kelas 4 sekolah dasar memberi tahu kakaknya kalau dia menyayangi teman sekelasnya, si kakak pun kaget kenapa anak seusia adiknya itu sudah bisa berkata kalau dia menyayangi teman sekelasnya. Kemudian si kakak bertanya kepada si adik ‘kenapa kamu sayang sama dia?’ kemudian si adik menjawab dengan memberi pertanyaan ‘emang kalo sayang harus punya alasan?’.  Dari percakapan singkat itu sudah bisa langsung makin tersadar kalau kita sayang tidak perlu ada alasan, kita bisa berkorban apa aja yang mungkin saja di luar kebiasaan karena sayang itu. Sayang karena apa? Karena sesuatu yang tidak bisa di uraikan dengan kata kata. Tanpa alasan. Di antara gerimis, senja dan doa Semoga rindu berjalan menitik waktu pertemuan, kita. Kita yang tak sekedar kata,  Tetapi kita sebagai aku dan kamu Yang bermatakan hati.

Untitled

Wah lama ternyata ga update ngepost di blog, antara males, sibuk atau mungkin ga ada yang bisa di posting, hahaha.. Well, yang jelas sekarang posting ga masalah kali ya. Beberapa waktu lalu saya pernah baca satu artikel yang nyebutin ‘Apakah curhat di blog harus kenal usia?’ nah setelah saya baca artikel itu makin kuat lah buat sekedar nyampah di blog, toh ga ada orang yang di rugikan juga. Apalagi kalo hanya sekedar nulis unek unek doang. So let’s start the story kayanya ya.. Jadi awal September kemaren ada mutasi dari satu cabang ke cabang lain, sebutlah dari cibeureum ke jatinangor nah kebetulan saya sendiri yang kena mutasi itu di jatinagor lumayan lah belum supervisor juga tapi masih PIC dan mungkin kalo saya betah bakal sesegera mungkin upgrade jadi supervisor. Tapi nanti dulu, kalo misalnya hasil test yang awal tahun lalu saya jalani lulus dan lancar sesuai harapan sudah sangat pasti saya resign dan milih kerjaan lain. Karena ga main main test yang awal tahun ke...

Don't be worry

Jangan takut, aku tidak sedang mengejarmu. Sama sekali aku tidak ingin menarikmu, memaksamu. Aku hanya ingin semua baik baik saja. Jujur aku ingin menyapa aku ingin memberi salam hanya untuk sekedar bersilaturrahmi hanya untuk sekedar kebaikan tapi aku lebih dulu takut jika di sebut berlebihan, padahal aku sudah berusaha biasa biasa saja senormal mungkin. Kamu adikku, aku mendokan semua hal baik untukmu. Itu saja. Kecil.

Eight Hours and Go Home

Lucu memang jika ada beberapa personal di lingkungan kerja yang merasa paling benar atas apa yang dia lakukan atau merasa paling sudah melakukan semua kewajiban bahkan lebih di bandingkan dengan personal yang lain, padahal menurut saya pribadi hanya sekedar idealisme yang kebablasan, idealisme yang salah kaprah. Sudah seharusnya mungkin di setiap lingkungan kerja selalu ada pribadi pribadi yang seperti itu, sudah jadi paradigma. Di satu sisi menonjolkan diri merasa paling benar, paling positive, paling perfect dan paling segalanya padahal di sisi lain mungkin tidak demikian. Well, namanya manusia pasti harus ada kesalahan pasti pernah melakukan kesalahan. Daripada terus menerus masuk ke arus yang tidak tentu yang hanya bergumul dengan dunia masing masing lebih baik menghindar sebisa mungkin lebih baik hanya melakukan sesuai kapasitas sesuai porsinya. Ya, eight hours and go home. Karena apa, jam kerja hanya 8 delapan jam tidak lebih dan ketika banyak hal 'dingin' selama 8 jam...

Ada Disini

Ku pinjam temaram rembulan untuk menerangi ruang sunyi
 Di ketika ku tuliskan surat tanpa sampul ini 
Seperti engkau tahu, serupa malam-malam sebelumnya
 Betapa mata enggan terpejam pada sebab yang entah
 Kembali ku tatap teduh wajahmu
 Terbingkai manis di meja samping tempat ku berbaring
 Masihkah dapat kutemukan kelakar kita
 Yang tersisa di ujung kota ku sekembalimu nanti ??

 Ataukah telah tersapu rerintik hujan senja tadi ??
 Ah, senyummu tak melampirkan jawab ..

 Memang benar katamu
 Biarkan segalanya mengalir bagai air
 Namun masih saja aku sering mengumpati jarak dan waktu
 Yang kuyakini menjerujikan langkah hatiku
 Padahal tidak demikian ..

 Seandainya aku mampu mengedepankan keikhlasan ..

 Aku mencoba mengingat lagi
 Kapan sejatinya langkah awal kaki kecil kita mulai beradu
 Menyimpul di satu titik temu
 Menjabat keresahan-keresahan kita pada sebuah sua yang senyap
 Mengingatkan rasa pada detik-detik yang hening ..

 Sungguh masih tak kudapati kekuatan untukku beralih
 Dar...

Happy Wedding

Image
Happy wedding sahabat, teman, insha Alloh sakinnah, mawaddah, warahmah. Amin.

Kehilangan

Belakangan ini sedang sangat kehilangan, mungkin bagi orang lain tidak seberapa tapi bagi saya ini amat sangat berharga. Ceritanya gini, saya pinjem uang ke si A 50juta ke si B 50juta total 100juta. Kemuadian uang 100juta itu saya belikan untuk sebuah mobil dengan harga 97juta, otomatis ada kembalian 3juta. Nahh kembaliannya saya bayarkan ke si A 1juta ke si B 1juta dan 1juta lagi saya simpen. Otomatis hutang ke si A tinggal 49juta begitu juga ke si B tinggal 49juta. Nahh total hutang saya berarti 49juta + 49juta = 98juta di tambah uang 1juta yang saya simpan jadi total semuanya 99juta, pertanyaannya yang membuat saya kehilangan adalah tadi saya pinjam uang totalnya 100juta tapi sekarang setelah di jumlah di kurang kenapa jadi 99juta..???? Yang 1juta lagi kemanaaaa..??? Tolong carikan sejuta lagiii... -___-